Berikut adalah jenis tenda yang paling sering Anda temui, mulai dari yang tradisional hingga modern:



1. Tenda Prisma (Tenda Regu Standar)

Ini adalah tenda paling ikonik dalam dunia Pramuka Indonesia. Hampir semua lomba tingkat penggalang hingga penegak menggunakan jenis ini untuk penilaian kerapian.

  • Bentuk: Seperti prisma segitiga memanjang (atap berbentuk huruf A).

  • Ciri Khas: Tidak memiliki rangka fleksibel bawaan. Tenda ini didirikan secara manual menggunakan tongkat pramuka, tali, dan pasak.

  • Kelebihan di Pramuka: Melatih keterampilan simpul (pangkal, manuk, tarik), kekompakan regu, dan ketelitian. Tenda ini sangat kokoh menghadapi angin jika simpul dan pasaknya benar.

  • Kekurangan: Berat, butuh waktu lama untuk mendirikan, dan ruang di dalamnya terasa sempit di bagian kepala karena atap yang miring tajam.

2. Tenda Dome (Kubah)

Sering disebut sebagai tenda camping modern. Saat ini banyak Gudep (Gugus Depan) yang beralih ke tenda dome untuk kegiatan kemah santai atau penjelajahan karena kepraktisannya.

  • Bentuk: Setengah lingkaran atau menyerupai kubah.

  • Ciri Khas: Menggunakan rangka frame fiber yang fleksibel dan elastis.

  • Kelebihan: Sangat ringan, mudah dan cepat didirikan (bisa oleh 1 orang), serta lebih hangat karena tertutup rapat.

  • Kekurangan: Kurang melatih skill tali-temali dan konstruksinya tidak sekuat tenda prisma jika diterpa badai besar (kecuali dome tipe ekspedisi).

3. Tenda Peleton / Tenda Komando

Biasanya digunakan pada kegiatan Jambore, perkemahan besar, atau posko panitia.

  • Bentuk: Sangat besar memanjang dengan atap tinggi.

  • Ciri Khas: Menggunakan tiang besi yang berat dan kokoh.

  • Kapasitas: Bisa menampung 20 hingga 40 orang (satu peleton).

  • Fungsi: Sering dipakai sebagai barak tidur massal, ruang makan bersama, atau gudang logistik perkemahan.

4. Bivak (Shelter Darurat)

Meskipun bukan "tenda" dalam arti pabrikan, bivak adalah materi wajib dalam survival Pramuka.

  • Bentuk: Tidak beraturan, menyesuaikan bahan yang ada.

  • Bahan: Bisa dibuat dari flysheet (kain pelapis tenda), jas hujan ponco, atau bahan alam (dedaunan dan ranting).

  • Fungsi: Tempat berlindung sementara yang dibuat cepat saat kondisi darurat atau saat penjelajahan rimba (survival).


Komponen Penting Tenda Pramuka

Agar tenda berdiri kokoh, Anda harus memahami bagian-bagiannya:

  • Lembar Tenda (Inner): Bagian dalam tempat tidur.

  • Flysheet (Outer): Lapisan luar anti-air untuk menahan hujan. Jangan sampai lapisan ini menempel dengan lapisan dalam agar tidak terjadi rembes (kondensasi).

  • Pasak: Paku besi/bambu untuk menahan tali ke tanah.

  • Tali Pancang: Tali yang menarik tenda agar tegak.