Advertisement

Main Ad

Cara menyusun isi kantong punggung (ransel = rugzak) dengan baik dan rapih

Menyusun isi ransel atau rugzak (istilah yang sering digunakan dalam kegiatan kepanduan atau militer) bukan sekadar memasukkan barang, tetapi soal keseimbangan beban dan kemudahan akses. Tujuannya adalah agar punggung tidak cepat lelah dan barang penting mudah diambil tanpa membongkar semuanya.



Berikut adalah prinsip dan teknik menyusun rugzak yang baik, rapi, dan ergonomis:

1. Prinsip Utama: Keseimbangan & Gravitasi

Prinsip dasarnya adalah menempatkan beban terberat sedekat mungkin dengan punggung (tulang belakang) dan di bagian tengah vertikal tas. Ini menjaga titik gravitasi tubuh tetap stabil.

2. Pembagian Zona Penyusunan (Layering)

Berikut adalah urutan memasukkan barang dari paling bawah ke paling atas:

A. Zona Bawah (Dasar Tas)

  • Jenis Barang: Barang ringan, empuk, dan jarang dipakai sampai tiba di lokasi kemah.

  • Contoh: Kantong tidur (sleeping bag), pakaian ganti cadangan, baju tidur.

  • Fungsi: Sebagai peredam guncangan (bumper) untuk punggung bawah dan pinggul.

B. Zona Tengah (Bagian Utama)

Ini adalah area paling krusial. Bagi menjadi dua bagian:

  • Dekat Punggung (Menempel Punggung):

    • Jenis Barang: Barang PALING BERAT.

    • Contoh: Air minum (jeriken/botol besar), logistik makanan kaleng, peralatan masak (nesting), tenda (jika muat).

    • Alasan: Agar beban menyatu dengan tubuh dan tidak menarik Anda ke belakang.

  • Jauh dari Punggung (Bagian Depan Tas):

    • Jenis Barang: Barang berbobot sedang.

    • Contoh: Pakaian ganti harian, handuk, perlengkapan mandi.

    • Fungsi: Mengisi celah agar barang berat tidak bergeser (kocak).

C. Zona Atas & Kantong Luar (Kepala/Tutup Tas)

  • Jenis Barang: Barang yang sering dibutuhkan atau darurat (fast moving).

  • Contoh: Jas hujan (ponco), P3K (obat-obatan), senter/headlamp, camilan, peta/kompas, pisau lipat.

  • Alasan: Agar bisa diambil cepat saat hujan turun atau terjadi insiden tanpa perlu membuka ruang utama.

3. Teknik Agar Rapi dan Efisien

  • Matras sebagai Rangka (Opsional): Jika rugzak tidak memiliki frame (penyangga punggung) yang kaku, gulungan matras bisa dimasukkan melingkar di dalam tas sebelum barang lain masuk. Ini membentuk dinding tas menjadi tabung yang kokoh dan rapi.

  • Grouping (Pengelompokan): Masukkan barang-barang kecil ke dalam kantong-kantong terpisah (dry bag atau kantong kresek).

    • Satu kantong khusus alat mandi.

    • Satu kantong khusus pakaian dalam.

    • Satu kantong khusus elektronik.

  • Waterproofing (Pelapis Anti Air): Sebelum memasukkan barang apa pun, lapisi bagian dalam ransel dengan kantong sampah besar (trash bag) hitam. Ini jauh lebih efektif menahan air hujan dibanding rain cover luar saja.

4. Checklist Kerapian Luar

  • Tarik Tali Kompresi: Setelah semua masuk, tarik tali-tali strap di samping kiri-kanan tas. Ini memadatkan isi tas agar tidak bergoyang saat Anda berjalan.

  • Minimalisir Barang Menggantung: Hindari menggantung terlalu banyak barang (gelas, panci, sepatu) di luar tas. Selain berisik, barang yang berayun akan mengganggu keseimbangan dan berisiko tersangkut ranting.

Tips Pengecekan: Setelah selesai packing, coba berdirikan tas di lantai yang datar. Jika tas bisa berdiri tegak dan tidak jatuh ke depan atau belakang, berarti susunan beban Anda sudah seimbang.

Posting Komentar

0 Komentar